Lo- Gi- Ka


yin and yang

Logika…

Makhluk seperti apa sih logika itu? Gw pernah membaca buku ‘Men are from Mars and Women are from Venus’..dan katanya sih..menurut penelitian buku itu *bukan menurut gw ya apalagi bukan menurut doel sumbang..*, dikatakan bahwa logika dan emosi adalah dua macam unsur yang berposisi pada dua alam yang berbeda…ngerti gak lo??..ya intinya sih..kalau diibaratkan dalam lingkar konsentris yin dan yang, misalkan logika berada di area hitam.. maka emosi berada di area putih. Mereka adalah unsur yang saling melengkapi dan menciptakan keseimbangan dalam diri seorang manusia.

Herannya, masih menurut buku itu nih, tidak ada seorang manusiapun yang memiliki kadar logika dan emosi yang berbanding setara (baca: seimbang …alias balance… alias gak berat sebelah… alias…gitu deh…) dalam lingkaran konsentris yin dan yang di dalam diri mereka (dikatakan ‘diri’ karena biasanya logika berada pada sistem pusat saraf neutron (baca: kepala) dan emosi berada pada sistem alam sadar mereka yaitu hati). Bahkan dikatakan bahwa laki laki cenderung memiliki aspek logika yang lebih besar dibandingkan dengan wanita dan wanita cenderung memiliki aspek emosi yang lebih besar dibandingkan laki laki. Sehingga, dengan konsepsi konsentris yin dan yang tadi diatas yang…”saling melengkapi”…maka rasanya tidaklah berlebihan dengan suatu pandangan bahwa laki laki dan wanita itu saling melengkapi dan memenuhi seperti semangkok bakso dan sebotol sambal..lho???maaf maaf..lapar..yah..lo paham lah maksud ai…dari perspektif ini, gw cuman mau bilang..Tuhan…U are great..!!

Nah..kebetulan gw itu masuk kedalam definisi laki laki nih…pembuktiannya mah gampang…gw suka mobil..suka makanan enak..dan gw demen wanita. Karena itulah gw gak mau ambil pusing tentang emosi..biarin nanti wanita aja yg mencoba nulis tentang emosi *capek capek deh lu nulis ttg emosi..hehe*.

Nah gw lagi terkesan dengan makhluk yan namanya logika ini nih..bukan kenapa kenapa sih…tadi abis sahur sempet ‘diskusi agak dingin’ (baca:debat) sama my dear tentang apa yang berhubungan dengan ‘boleh tidak boleh – etis tidak etis’ versi logika seorang laki laki..

Logika…adalah mahkluk yang menyebalkan! Beliau suka sekali menghantui kepala laki2..laki laki mau bekerja pake logika…laki2 lagi berantem dengan pacar atau istri pake logika…laki2 mau beli rumah seharga 1 M pake logika *ya iyaaaalah!Do’oh!*…laki2 mau nulis artikel di blog ini..ya pake logika juga! Makanya..logika itu sangat menyebalkan. Posesif sekali dia sama makhluk yang bernama laki laki itu tadi…🙂

Secara khasanah ilmiah, logika itu berasal dari bahasa Yunani Kuno “λόγος (logos)” yang berarti hasil pertimbangan akal pikiran yang diutarakan lewat kata dan dinyatakan dalam bahasa. Sedangkan kalau berdasarkan gaya lebih kerennya lagi (baca: sebagai ilmu),logika disebut dengan logike episteme (Latin: logica scientia) atau ilmu logika (ilmu pengetahuan) yang mempelajari kecakapan untuk berpikir secara lurus, tepat, dan teratur untuk mengetahui dan kecakapan mengacu pada kesanggupan akal budi untuk mewujudkan pengetahuan ke dalam tindakan. Ngerti gak cuy??? Pokoknya bahasa sederhananya…logika bisa berarti…sesuatu yang..MASUK AKAL. Titik.

So..maaf sayangku kalau saya seorang laki laki yang mendasarkan pertimbangan segala sesuatu berdasakan masuk akal atau tidak masuk akalnya sesuatu..tapi ya gitu lah..dari pabriknya…pas ketika Tuhan membuatku ya persentase logikaku lebih besar saja daripada kamu. Walhasil kita end up dengan debat yang lumayan lucu pagi ini..but again, seriously, God is great..God is wise..I am very grateful to have you here karena Tuhan telah melengkapi ketidak sempurnaan logika laki laki-ku tadi dengan kehadiran seorang wanita dengan pertimbangan emosi yang matang. I love your response and I love the way you calm the imbalance logic that a man like me may have sweetie..Seperti telah diuraikan diawal tulisan ini. Laki laki dan perempuan itu akan saling melengkapi dan menciptakan keseimbangan insani..then.. Thank you for making me feel complete sweetie..

Singkat kata…I Love you JI…

-FJM-

About FJM

I am an eternal learner. Learn by reading and writing. It helps to make piece of information that I just learned linger in my head. That's good I also want to share my knowledge. Be it the simplest information, or even trivial. I have two sites, this one which I will mostly write in Indonesian and www.fjmurdiansyah.com which I am practicing to write in English. I hope we all could share ... anything.
This entry was posted in Others and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

9 Responses to Lo- Gi- Ka

  1. quinie says:

    nice posting, pembahasan tentang logika di bagian awal dan diakhiri dengan ucapan syukur🙂

  2. FJM says:

    hahaha..makasi ratu….

  3. dani says:

    Mantap bro….

    Sikat ajalah klo dah yakin! hehe…

    Ditunggu kbar baiknya🙂

    Best wishes for both of you

  4. Hanara says:

    Dear Mr. FJM! Whow! This is nourishing blog! Thankies! Permit me to list it in my Colleagues Links🙂 And thanks God mine is now fixed hehe.

  5. FJM says:

    makasi hanara..lg males apdet2 lagi nih…where’s yours ya

  6. Hanara says:

    mine is: http://academicprojects.desihanara.com/

    looking forward for ur shared-thoughts there🙂

  7. Andri says:

    nice posting bro, wanita sebagian besar memang berpikir dengan emosinya dan laki-laki dengan logikanya. ke duanya memang saling melengkapi. tapi gw agak bertanya-tanya dengan tokoh-tokoh seni kelas dunia yang mampu menciptakan karya seni dengan menggunakan perasaan mereka dan hidup dengan idealisme (maksud gw, kalo idealis itu kan biasanya “sepenuhny” mengikuti perasaan dan ego, mau ga makan atau ga punya duit kek, yang penting hati senang, hehe) mereka. dalam hal ini, maksud gw kelamin laki2 ya bro, hehe. yaaa, intinya sih, gw cuma agak ingin tahu aja, bahwa pada kenyataannya ada juga koq kaum laki2 yang bersikap sperti kaum dari “venus”, hehe

    • FJM says:

      Thx bos…lucu juga study casenya nih..tp apakah being artie itu di consider sebagai “emotional” ya?well, gw takut salah juga sih karena gw gak mau membuat stereotipe wanita dan laki2 menjadi lebih jauh lagi..and I can assure u that I don’t have any competent professional knowledge to judge like that..note ini dibuat sekedar refleksi “coret-coret” gw aja kok…hehe

      anyway, I dunno, I would rather consider “being artie” as a gift instead of logical or emotional (mars or venus) characteristic seperti yg elo refer..mungkin yang dimaksud dengan emotional or logical character yg gw maksud disini adalah the way of thinking..the way of responsing dan the way of acting in a whole sense ya..so I guess we should perceive it as a complete one system and not sub system seperti being seperti preferensi elo tadi..

      Wutt do u think?

  8. Pelangi says:

    Only black and white? Where is the rainbow?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s