Netanyahu Dalam Dillema


Sekitar 10 bulan yang lalu saya menulis di facebook (4 artikel) bahwa saya percaya komposisi koalisi pemerintahan yang dipimpin Netanyahu adalah seperti “telur diujung tanduk”.Saya percaya bahwa rezim “Hijau” Israel akan muncul dan momentum terpilihnya Obama adalah hipotesa utama yang akan mendukung hal tersebut (saat itu publik berpendapat bahwa saya terlalu idealis dan utopis dengan harapan2 tersebut..).

Terlepas dari semua demo baru baru ini yang menolak kedatangan Obama dengan argumentasi Obama adalah pro Israel..diam diam saya berbisik dalam hati..”Sssshhh..hati hati dengan pemikiran sektoral sempit..nasionalisme sempit..religius sempit or apalah itu namanya..give it a time dan cobalah untuk melihat suatu permasalahan dari sudut pandang KEPENTINGAN INDONESIAnya dan bukan kepentingan sektoral saja..”. Lama lama kita akan menjadi bangsa yang mudah tercerai berai hanya karena masalah sektoral sempit seperti kedaerahan..kesukuan..keagamaan..kewilayahan..dsb dsb..Bukannya negara kita itu namanya negara KESATUAN Indonesia yah..

Well anyway, Netanyahu mendapat tantangan berat dari pemerintahan Obama dengan diajukannya 13 butir permintaan AS terhadap Israel,beberapa diantaranya adalah:penghentian pemukiman Yahudi di Jerussalem Timur dan memulai perundingan damai dengan Palestina setelah isu penghentian pemukiman ditaati Netanyahu..

Netanyahu kembali ke Israel dengan posisi dilematis..3 partai yang secara tegas menekan Netanyahu untuk menolak permintaan AS adalah: Likud, Yisrael Beitenu, dan Ortodoks Shas..3 partai ini justru bersikeras untuk melanjutkan pemukiman Yahudi dan menyatakan poros Obama-Clinton adalah tragedi kelam bagi Israel..

Disatu sisi,koalisi pemerintahan Israel juga terancam dengan pernyataan Partai Buruh yang meminta Netanyahu mematuhi permintaan AS untuk menghentikan pemukinan Yahudi di Jerussalem Timur.Apabila hal ini ditolak Netanyahu, Partai Buruh akan memilih opsi keluar dari koalisi sehingga komposisi koalisi Netanyahu adalah 74-13 kursi sehingga hanya akan memiliki 61 kursi dari total 120 kursi di Knesset..

Dengan hanya bermodal 61 kursi (50% saja) maka kalkulasi politik Netanyahu akan sangat dillematis..Rezim Hijau internal (Israel) akan menekan dari dalam..dan Rezim Hijau external (AS bersama sama dengan Liga Arab dan negara muslim moderat lainnya) akan menekan dari luar. Singkat kata: Netanyahu tengah menghadapi indikasi serangan Jantung ringan…🙂

Apakah asumsi diatas benar?Apakah rezim Hijau akan bangkit?Apakah Jerussalem sebagai kota internasional akan terwujud?Apakah Palestina akan hidup berdampingan dengan Israel? Atau..apakah Palestina akan memperoleh kedaulatannya??

We’ll see..

-FJM-

About FJM

I am an eternal learner. Learn by reading and writing. It helps to make piece of information that I just learned linger in my head. That's good I also want to share my knowledge. Be it the simplest information, or even trivial. I have two sites, this one which I will mostly write in Indonesian and www.fjmurdiansyah.com which I am practicing to write in English. I hope we all could share ... anything.
This entry was posted in Political Issues and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s