Indonesia Hebat


Yang Terhormat Bapak Presiden RI,

Pada tanggal 21 Agustus yang lalu, beberapa dari kami (mahasiswa Indonesia yang tengah melanjutkan studi di Monash University, Clayton, Australia) terbagi atas beberapa kategori: ada yang beraktivitas seperti biasa, ada yang semangat mengadakan diskusi, ada yang berdoa secara khusuk dengan khusus dan ada yang sekedar menanti kabar dari negeri. Saya termasuk mahasiswa dalam kategori yang terakhir.

Alhamdulillah, dengan koneksi internet yang sangat baik, saya dapat menyaksikan siaran langsung detik-detik keputusan Mahkamah Konstitusi yang merupakan puncak dari segala mekanisme hukum yang ada di dalam memutus sengketa pemilihan Presiden di negara yang kita cintai ini.

Puji syukur pada hari ini, saya dapat menyampaikan ucapan selamat kepada Bapak, yang telah secara resmi akan memimpin perjalanan bangsa ini selama lima tahun kedepan.

Sungguh fenomenal sekali perjalanan demokrasi tahun ini. Saya menyaksikan dan mensyukuri bahwa secara umum proses demokrasi di negara yang kita cintai dan sayangi ini tetap terjaga dengan baik. Saya juga mensyukuri bahwa ternyata, saat ini, kesadaran berpolitik warga negara kita jauh semakin baik dari masa sebelumnya; yang tentunya saya harapkan akan semakin baik lagi di bawah kepemimpinan Bapak.

Bapak Presiden RI yang saya hormati,

Saya senang Pak dengan tag line Bapak: “Indonesia Hebat”.

Saya tidak malu untuk mengakui bahwa saya tidak memilih Bapak ketika pemilihan umum lalu. Namun bukan berarti harapan-harapan saya akan layu dan pupus begitu saja. Tag line “Indonesia Hebat” ini merupakan impian dan harapan saya yang akan saya titipkan kepada Bapak. Saya percaya dan berharap sepenuhnya bahwa Bapak akan membawa harapan saya ini ke dalam relung-relung hati, pemikiran dan semangat Bapak untuk membawa arah pembangunan Indonesia menuju Indonesia yang lebih baik, lebih sejahtera, lebih berkeadilan sosial dan lebih makmur. Semoga dibawah kepemimpinan Bapak konsepsi “Indonesia Hebat” ini benar-benar terwujud…

Bapak Presiden RI yang saya hormati,

Acapkali dalam setiap kesempatan saya mendengar orang-orang disekitar saya menyatakan ‘Indonesia adalah negara Hukum’; yang utamanya menjamin hak-hak warga negaranya. Dalam kaitan ini, perkenankan saya bercerita beberapa pengalaman menarik yang saya dapati selama saya menempuh studi saya di Australia ya Pak.

Saya ingat pertama kali saya tiba di Australia, yang pertama kali saya cari adalah sim card untuk bertelfon. Kebetulan di Australia sebagian besar provider memiliki kontrak 1 atau 2 tahun yang disertai dengan bundle handphone. Saya pun mengambil kontrak 2 tahun disertai dengan handphone terkini pada saat itu. Selang 1 minggu setelah memiliki handphone baru, saya baru menyadari satu hal: fitur kamera di handphone saya apabila digunakan untuk foto mengeluarkan bunyi shutter yang sangat keras. Sayapun sibuk mencari cara untuk menghilangkan bunyi ini namun hasilnya nihil. Belakangan saya baru sadar bahwa ternyata hukum di Australia mengatur agar setiap fitur kamera handphone tidak dapat di-silent. Tujuannya adalah untuk menjamin privasi warga. Sehingga fitur kamera tidak dapat dipersalah gunakan yang dapat melanggar hak-hak privasi warga negara.

Kemudian suatu hari saya beserta keluarga berjalan-jalan di pertokoan Chadstone yang terletak tidak jauh dari lokasi saya tinggal. Dalam kesempatan tersebut saya membeli sebuah laptop, istri saya membeli sebuah baju dan mainan robot-robotan untuk putra saya Abrar. Yang menarik adalah, pada malam harinya kami baru menyadari bahwa ketiga pembelian tersebut ternyata “tidak sesuai harapan”. Laptop saya ternyata tidak dapat menjalankan program yang saya inginkan, baju yang dibeli istri saya sedikit robek dan mainan robot-robotan untuk anak saya tidak berfungsi. Esok hari nya kami mendatangai masing-masing toko tempat kami membeli barang-barang tersebut dengan satu tujuan: refund. Alangkah terkejutnya ternyata proses refund sangatlah mudah, hanya memakan waktu 10 menit saja untuk masing-masing barang. Hal ini dikarenakan hukum Australia mengatur sangat tinggi derajat kepuasan konsumer; dan sekiranya barang yang dibeli rusak atau tidak berfungsi, maka dapat mengajukan refund dengan menunjukkan bukti pembelian, menyertakan seluruh dus, manual dan peralatan lengkap dan, khusus untuk kasus baju istri saya, price tag belum dicopot serta busana yang ingin di refund masih dalam kondisi baik.

Cerita terakhir yang ingin saya bagi adalah terkait berkendara di Australia. Awalnya saya tidak paham di beberapa jalan banyak terdapat tulisan “Keep Clear”. Biasanya tanda ini terletak pada “belok-an”. Sehingga, ketika kita berkendara di suatu jalan yang lurus, tiba-tiba menemukan tanda “Keep Clear” dan kondisi jalan pada saat itu tengah macet, maka pengendara diwajibkan untuk berhenti sebelum tanda “Keep Clear”. Tujuannya adalah untuk memberikan jalan kepada pengendara dari arah yang berlawanan untuk dapat belok melalui jalur “Keep Clear” tersebut. Saya memandang hal demikian menarik karena selain tertib, hal tersebut juga dapat menghindari unnecessary traffic karena rebutan kendaraan antara yang ingin melaju lurus dengan yang ingin berbelok. Pelanggaran atas ketentuan ini dikenai denda yang tidak sedikit: sekitar $289.

Bapak Presiden RI yang saya hormati,

Dari ketiga cerita tersebut diatas, satu hal yang benar-benar menarik buat saya adalah: peran negara untuk mengatur. Dari ilustrasi diatas jelas sekali bahwa negara hadir di tengah-tengah masyarakat dan menjamin hak-hak warga negara ataupun hak-hak orang-orang yang berdomisili di wilayah Australia, seperti saya. Negara hadir melalui instrumen-instrumen hukum yang ‘tepat sasaran’. Dari ilustrasi diatas saya melihat bagaimana peran negara menjamin privasi warga, mengatur investor-investor asing untuk menghargai consumer’s right dan mengatur tertib berlalu lintas. Bagi saya, ketiga contoh ini merupak suatu hal yang sangat riil dan bersinggungan langsung dengan kehidupan masyarakat secara luas.

Bapak Presiden RI yang saya hormati,

Ilustrasi diatas hanyalah beberapa situasi sederhana saja, yang akan memiliki dampak luas apabila negara hadir dan mengaturnya. Beranjak dari hal tersebut, saya mendambakan Indonesia Hebat yang bernafaskan hukum yang berkeadilan sosial. Saya percaya hal ini merupakan prinsip Bapak yang akan dipegang teguh dalam menjalankan roda pemerintahan kedepan. Dalam kaitan ini, saya berharap Bapak memulainya dengan memilih orang-orang yang juga menjunjung tinggi nilai ini.

Dulu, saya sering mendengar ‘tidak ada beban untuk memilih Bapak’. Saya pribadi beranggapan, hal ini merupakan modal awal Bapak untuk kemudian menunjuk orang-orang yang memiliki integritas dan semangat yang sama di dalam mewujudkan Indonesia Hebat. Saya percaya…Indonesia Hebat, akan betul-betul hebat jika dipimpin oleh orang-orang hebat pada saat yang tepat.

Bapak Presiden RI yang saya hormati,

Beberapa waktu yang lalu, pada tanggal 17 Agustus 2014, kawan-kawan mahasiswa yang tergabung dalam Monash Indonesian Islamic Society (MIIS) mengadakan winter trip ke Mount Buller. Dalam kegiatan winter trip tersebut, teman-teman mengadakan upacara bendera kecil-kecilan sebagai bentuk rasa rindu dan cinta terhadap Indonesia. Negeri yang amat sangat kami cintai.

Dengan menegakkan kepala, menyilangkan kepalan tangan di dada, sembari menatap bendera merah putih yang berkibar gagah di langit mount buller, kami bernyanyi:

Hiduplah tanahku…

Hiduplah negeriku…

Bangsaku rakyatku semuanya;

Bangunlah jiwanya…

Bangunlah badannya…

Untuk Indonesia Raya !!

 

ind heb

Disana kami memperbaharui janji setia kami untuk membangun negeri. Disana kami bersungguh-sungguh untuk dapat berkontribusi nyata sesuai bidang dan kemampuan kami. Dan disana juga lah kami memupukkan harapan-harapan yang tinggi…yang kini kami serahkan kepada Bapak.

Kami titipkan asa kami, dan yakinlah Bapak, doa kami akan terus mengiringi. Kami yakin dan menatap jauh kedepan, Indonesia Hebat bukanlah sebuah ilusi…

 

Ferry J. Murdiansyah

Clayton, 22 Agustus 2014

About FJM

I am an eternal learner. Learn by reading and writing. It helps to make piece of information that I just learned linger in my head. That's good I also want to share my knowledge. Be it the simplest information, or even trivial. I have two sites, this one which I will mostly write in Indonesian and www.fjmurdiansyah.com which I am practicing to write in English. I hope we all could share ... anything.
This entry was posted in Others. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s