H-25


25 hari lagi Presiden baru akan dilantik, dan hari ini (26 September 2014), banyak pihak terkejut dengan kenyataan telah disetujui nya RUU Pilkada oleh DPR.

Saya termasuk pihak yang terkejut. Sedikit lelah karena baru saja tiba dari perjalanan ke Bandung yang macet nya semua sudah pada tahu seperti apa Bandung on Friday…

Anyway, banyak pihak beropini mengenai kejadian UU Pilkada ini. Ada yang serta merta menghujat Presiden SBY dengan hashtag #ShameOnYouSBY. Ada yang mencoba menerka “arah politik” Partai Demokrat. Ada yang langsung mengkaitkan dengan “Bochor- bochor” dan sebagainya.

Karena sedikit lelah, saya kehilangan energi untuk membahas detil, namun saya mencoba memposisikan diri saya sebagai pemain judi: Betting atau bertaruh.

Saya bertaruh bahwa semua ini hanyalah sandiwara politik yang terkait dengan H-25 tadi. Ketuk palu oleh DPR mengenai UU Pilkada ini sebetulnya hanya umpan lambung yang ujung nya udah bisa ketebak: mentah atau pada akhirnya Pemilukada akan tetap dilakukan secara langsung.

Mekanisme-nya ya jalur hukum. Melalui MK aku rasa. Adapun materi akan diuji dengan pasal 18 ayat 4 UUD 1945 yang mengatur bahwa “Gubernur, Bupati dan Walikota masing-masing merupakan Kepala Pemerintahan Daerah Provinsi, kabupaten dan Kota yang dipilih secara demokratis”.

Sebenarnya ada yang menggelitik mengapa Koalisi Merah Putih ‘sampai hati’ menggolkan RUU Pilkada tersebut. Naluri ku mengatakan ada sesuatu yang ‘belum sampai’ dari ARB kepada Presiden Terpilih Jokowi. Dulu, ketika masing masing calon masih penjajakan mencari pasangan, Jokowi dengan sangat tegas menolak pinangan ARB dengan mengatakan bahwa koalisi yang dibangunnya bukanlah transaksional alias tanpa syarat. Indah sekali, namun mungkinkah? Mustahil jawabku.

Jokowi kemudian memilih JK yang bagi ARB mengancam posisi nya sebagai Ketum. Setelah memenangi kontestasi pemilihan umum pun perlahan lahan suara yang menggerogoti posisi ARB mengemuka.

RUU Pilkada merupakan ‘arena politik’ bagi ARB yang telah di permalukan 2 kali. Isu dihembuskan setelah MK memutuskan Jokowi lah Presiden terpilih tahun 2014. Demokrat, yang saat ini (as of 26 September 2014) merupkan partai penguasa, berusaha melakukan investasi politik yang nanti akan dimainkannya.

Suatu RUU menurut pasal 20 UUD 1945 hanya bisa disepakati jika ada persetujuan bersama antara DPR dan Pemerintah. Pertanyaan nya adalah, mengapa Presiden selama ini membiarkan pembahasan RUU dan bahkan membiarkan Mendagri menyetujui RUU tersebut jikalau ujung ujung nya hanya akan mengatakan kekecewaan bahwa DPR memilih opsi Pemilukada melalui DPRD? Menurut saya, ya inilah investasi politik Demokrat itu tadi.

Didalam Koalisi Merah Putih, Gerindra bukanlah key player. Key playernya adalah Partai Golkar yang mana ARB masih merasa sakit hati dan terancam posisinya.

Jauh sebelum RUU Pilkada diketok, Jokowi pelan pelan menyadari kesalahannya dan mulai melakukan adaptasi menawarkan ‘rekonsiliasi tidak langsung’ kepada Koalisi Merah Putih, utamanya kepada Partai Golkar, atau kalau tidak berhasil ya kepada Demokrat plus tambahan 1 partai lagi. Hal ini terlihat dengan berubahnya pendirian ‘Koalisi tanpa Syarat’ dengan dibuka nya 16 pos menteri dari kalangan Partai Politik.

Berhasilkan strategi ini? Ya bisa saja berhasil mengingat H-25 itu tadi. Namun utamanya, investasi politik Partai Demokrat sebentar lagi akan mulai dipetik satu persatu.

Mungkin yang paling awal adalah mengusulkan uji materi UU Pilkada ke MK dan kemudian menggolkan usulan Pemilu Langsung dengan 10 rekomendasi perbaikan.

Sedari awal SBY mengatakan bahwa Demokrat akan menjadi partai penyeimbang. Kurasa, ucapan ini benar2 memiliki makna sesungguh nya dalam pemerintahan 5 tahun kedepan.

Tapi ya…ini khan hanya betting…betul atau tidak nya ya kita lihat saja nanti. Saya pribadi berharap, UU Pilkada masih bisa dibatalkan.

About FJM

I am an eternal learner. Learn by reading and writing. It helps to make piece of information that I just learned linger in my head. That's good I also want to share my knowledge. Be it the simplest information, or even trivial. I have two sites, this one which I will mostly write in Indonesian and www.fjmurdiansyah.com which I am practicing to write in English. I hope we all could share ... anything.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to H-25

  1. Istanamurah says:

    dan apa yang terjadi sekarang ya gan?? apakah itu hanya pengalihan isu aja yah gan? hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s